Berita Terbaru
Home » EKONOMI » Usaha Mikro dan Kecil Perlu Dikembangkan
Usaha Mikro dan Kecil Perlu Dikembangkan

Usaha Mikro dan Kecil Perlu Dikembangkan

BANDAR LAMPUNG – Usaha mikro dan kecil perlu dikembangkan di Bandar Lampung. Sebab, sektor tersebut menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi pengangguran. Untuk itu, calon walikota Bandar Lampung Hartarto Lojaya memprioritaskan usaha tersebut bersama ekonomi kreatif dalam program Bandar Lampung Kota Cerdas yang diusungnya.

Menurut Hartarto, peran usaha mikro dan kecil memiliki multiplier effect yang luar biasa, terutama dalam mengubah karakter masyarakat untuk memiliki jiwa entrepreneur. ”Mendorong masyarakat bekerja, sehingga akan banyak tercipta pengusaha-pengusaha baru yang bisa mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan,” ungkapnya, saat bakti sosial Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) di kantor DPC Hipmikindo Kota Bandar Lampung, Rabu (10/6).

Pengembangan usaha mikro dan kecil, terang Hartarto, dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan. Lalu, menyediakan pasar untuk menjual hasil produksinya. ”Dengan begitu, usaha para pelaku ekonomi kreatif akan terakomodasi dengan baik,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Hartarto, para pelaku usaha mikro dan kecil juga akan diberikan modal usaha. Dalam hal ini, dirinya akan menggandeng koperasi dan perbankan untuk mengelola pinjaman.

”Perbankan akan bersinergi dengan koperasi untuk menyalurkan pinjaman modal kepada para pengusaha kecil. Sehingga, bunga yang dibebankan sangat minim dan tidak memberatkan. Saya yakin dengan bantuan pinjaman modal yang diberikan, akan banyak muncul pengusaha-pengusaha baru yang bisa mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, usaha mikro dan kecil perlu dibina, dikembangkan, dan didukung pemerintah agar perannya sebagai pilar penopang perekonomian semakin kuat. ”Sehingga Bandar Lampung bisa semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ketua DPC Hipmikindo Bandar Lampung Basri Zulyanto mengatakan, saat ini para pelaku usaha mikro dan kecil binaan Hipmikindo telah mencapai 1.600 orang yang tersebar di 20 kecamatan. Angka tersebut belum termasuk 126 kelurahan yang ada di Bandar Lampung. Dia yakin program Ekonomi Cerdas yang diusung calon walikota Hartarto Lojaya sejalan dengan tujuan Hipmikindo dalam membina dan mengembangkan usaha mikro dan kecil di Bandar Lampung.

“Sinergi antara Hipmikindo dengan program Ekonomi Cerdas akan membuat perekonomian Bandar Lampung menjadi lebih kuat. Untuk itu, Hipmikindo sepenuhnya mendukung program Bandar Lampung Kota Cerdas agar bisa terealisasi,” ungkapnya.

Hipmikindo sendiri adalah gabungan pengusaha mikro dan kecil dengan modal dibawah Rp200 juta. “Paling kecil di sini ada pedagang pisang goreng,” kata Basri. (*)