Berita Terbaru
Home » PERISTIWA » Tarif BBNKB Lampung Turun 2,5 Persen
Tarif BBNKB Lampung Turun 2,5 Persen

Tarif BBNKB Lampung Turun 2,5 Persen

Pemerintah provinsi lampung berencana mengembalikan tarif bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) 10 persen atau turun dua koma lima persen dari 12,5 persen. Hal itu dilakukan untuk memenuhi target penerimaan pajak kendaraan bermotor di daerah setempat.

Nah ini banyak warga membeli kendaraan di palembang atau jakarta yang tarif BBNKB lebih rendah dari lampung. karena itu kami juga turunkan tarif BBNKB di sini kata kepala dinas pendapatan Lampung Herwan Syahri melalui sambungan telepon.

Menurutnya tarif BBNKB sebesar 12,5 persen telah diberlakukan sejak 2012. Karena itu pihaknya berencana melakukan penyesuaian besaran tarif BBNKB.

Herwan menambahkan pihaknya akan mengajukan ke DPRD Lampung untuk mengesahkan penurunan BBNKB tersebut . “Harapannya banyak warga membeli kendaraan di lampung dan penerimaan pajak bisa meningkat.”

 

Dia menguraikan pada 2014 BBNKB terealisasi Rp 712,469 miliyar atau 99,27% dari target Rp 716, 809 miliar. Kemudian, target pada 2015 meningkat 3,65% atau menjadi Rp 734 miliar.

 

Pada peraturan Daerah tentang pajak daerah tarif pajak di Lampung masih sama dengan tahun lalu bbnkb sebesar 12,5 %, PKB 1,5%, PAP sebesarr 10% dari nilai perolehan air, dan 10% dari pita cukai rokok.

Dia menambahkan secara keseluruhan realisasi pajak pada 2014 sebesar Rp 1,94 triliun atau 95,44% dari target yang ditetapkan Rp 2,309 triliun. pajak yang dikelola dinas pendapatan lampung pada 2014 meliputi pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 544,713 miliar atau 97,27 dari target Rp 560 miliar.

BBNKB realisasi Rp 712,469 miliar atau dari target Rp 716,809 miliar. sementara pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) dari target Rp 445 miliar terealisasi Rp 454,61 miliar atau 101,98 %. Pajak air permukaan dari target Rp 2,3 miliar atau terealisasi Rp 2,316 atau 100,71%, pajak pokok yang ditetapkan Rp 315,089 miliar realisasi Rp 232,19 miliar atau 76,69%

Dukungan DPRD

Menanggapi hal itu anggota komisi 3 DPRD lampung Hartarto Lojaya mengapresiasi langkah dispenda lampung. menurutnya menurunkan tarif BBNKB memang menjadi strategi jitu untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Seharusnya untuk meningkatkan pendapatan dilakukan upaya konkret misalnya menurunkan tarif pajak. hal itu akan meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan di lampung ujar dia melalui sambungan telepon.

Untuk itu pemprov harus menyusui alisasi kan ke masyarakat agar agar dari penurunan tarif bbnkb dapat terealisasi. dia meyakini langkah pemprov juga akan menguntungkan pemilik dealer kendaraan karena akan mendobrak penjualan produknya.

Diler juga akan punya target secara nasional kalau harga jual tinggi akibat besarnya bbnkb akan merugi ujar politikus partai demokrat ini.

Hartarto berharap supaya pemprov meningkatkan pendapatan juga diikuti kabupaten/ kota se lampung sehingga melakukan kenaikan tarif pajak yang akan menambah beban masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*