Berita Terbaru
Home » Profil Singkat » Visi dan Misi

Visi dan Misi

Bandar Lampung Kota Cerdas 

Kota Bandar Lampung memiliki potensi untuk menjadi kota maju dan sejahtera di Indonesia. Potensi alam dengan kawasan tepi pantainya yang indah. Masyarakat yang multikultural dengan budaya yang unik dan beragam, sumber daya manusia yang mau berkerja keras serta sebagai kota pelabuhan yang memiliki kekayaan alam seperti perikanan yang berlimpah. Namun, potensi itu tidak akan berkembang jika tidak dikelola oleh pemerintah daerah yang baik. Oleh sebab itu, kota Bandar Lampung perlu memiliki pemimpin yang punya visi dan misi yang tepat. Kota ini juga membutuhkan walikota yang mampu membangun kepercayaan dan kedisiplinan seluruh warganya serta mampu menggerakkan warganya untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan juga memerlukan sosok pemimpin yang cerdas dan kreatif sebagai persyaratannya. Untuk itu kami menawarkan visi “Bandar lampung Kota Cerdas 2020”, sebagai konsep yang akan kami laksanakan jika kami diamanahi rakyat menjadi walikota Bandar Lampung periode 2015- 2020.

Kota cerdas atau smart city bukanlah istilah yang baru. Banyak konsep kota di dunia ini didasarkan pada cita-cita sebuah kota yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dan informasi, tata kelola pemerintahan yang baik, pertumbuhan ekonomi, kualitas SDM yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di semua sisi dan proses pemerintahan serta pelayanan publik. Seperti beberapa kota maju di Indonesia pun sudah mulai menerapkan visi ini. Boleh dikatakan smart city adalah konsep yang saat ini menjadi trend. Smart city adalah cita-cita ideal bagi kami untuk menggambarkan sebuah kota maju, aman, sejahtera dan berkelanjutan.

Ada beberapa elemen penting dari sebuah kota cerdas ini. Berikut ini adalah elemen-elemen tersebut:

pemerintah cerdasElemen pertama adalah pemerintahan cerdas (smart governance). Kota Bandar Lampung harus mengaplikasikan konsep tata kelola pemerintahan yang baik dan  bersih. Hal ini adalah prioritas pertama dan utama dari sebuah kerja besar membangun kota cerdas. Salah satu bentuk teknisnya antara lain seperti adanya keterlibatan masyarakat sipil termasuk dalam hal ini para professional dan akademisi dalam menyeleksi atau rekrutment para pejabat publik, mulai dari lurah sampai kepala dinas begitu pula dengan jabatan yang lainnya. Lelang jabatan adalah nama populernya saat ini. Dengan melibatkan para profesional dibidangnya serta akademisi untuk mengadakan fit and proper test diharapkan jabatan lainnya benar-benar dipilih atas dasar kompetensi bukan karena kekerabatan, transaksi ekonomi maupun politik. Kita berharap dengan rekrutment pejabat publik yang terbuka maka persoalan korupsi dapat diminimalisasi. Dengan tata kelola permerintahan yang baik dan bersih  kasus korupsi anggaran yang sering terjadi di beberapa SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) tidak akan terjadi lagi di kota kita tercinta ini.

Prioritas kedua adalah, perlunya pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja birokrasi dari masyarakat langsung dan ombudsman. Sistem informasi teknologi mempunyai peran penting di sini. Implikasi positifnya orientasi pelayanan publik benar-benar ke rakyat bukan “asal bapak senang”. Akan ada reward bagi setiap Pegawai Negeri Sipil jika dinilai baik berdasarkan hasil evaluasi berbasis IT (teknologi informasi) yang dilakukan sang evaluator yakni rakyat sang pemilik kedaulatan, sebaliknya akan ada sanksi jika atas dasar evaluasi rakyat performa sang PNS buruk. Hal ini sejalan dengan perkembangan paradigma reformasi birokrasi berbasis new public service (NPS) yang saat ini sedang galak-galaknya dilakukan oleh pemerintah di banyak negara.

masyarakat cerdasElemen kedua adalah masyarakat cerdas (smart people). Majunya kualitas sumber daya manusia adalah potensi yang mutlak dimiliki oleh sebuah kota agar pembangunannya juga berkualitas. Index Pembangunan Manusia (IPM) di Bandar Lampung harus terus ditingkatkan. Pendidikan dasar gratis dan berobat gratis memang baik. Namun jangan sampai malah memperburuk pelayanan pendidikan dan kesehatan karena insentif ke guru dan tenaga medis malah kurang ditengah beban layanan yang bertambah akibat kebijakan serba gratis. Hal ini diperparah dengan sarana dan prasarana kesehatan yang minim. Kedepan semoga tidak ada pasien berobat gratis namun kemudian pasiennya dibuang di pinggir jalan. Untuk itu pemerintah perlu fokus bukan kepada kebijakan gratisnya tetapi kepada pelayanan publik yang baik. Pemerintah juga perlu memberi insentif bagi tenaga medis yang berprestasi dan melaksanakan peningkatan sarana prasarana kesehatan. Pendek kata program jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS dari pemerintah pusat harus didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatan kesejahteraan tenaga medis.

Pendidikan dasar gratis adalah kebijakan pemerintah pusat yang harus didukung. Untuk itu pendidikan gratis dari SD, SMP dan SMA memang sudah tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai bagian dari tugas mencerdaskan kehidupan bangsa.  Namun lebih dari itu, cita-cita kualitas SDM yang baik itu artinya adalah guru dan tenaga medis harus dinomor-satukan. Memberi beasiswa untuk mereka melanjutkan pendidikan S2 dan S3 dan juga pelatihan-pelatihan kepada guru demi meningkatkan kapasitas dan kompetensinya tentu menjadi salah satu solusinya. Pemerintah kota perlu memberi anggaran khusus untuk beasiwa tenaga pendidik dan dokter untuk belajar ke jenjang magister di universitas-universitas terbaik di Indonesia. Tenaga pendidik  dan tenaga kesehatan yang memang mempunyai peran sangat vital bagi kemajuan kota kita tercinta ini.

ekonomi cerdasElemen ketiga dari kota cerdas adalah ekonomi cerdas (smart economy). Bandar Lampung setidaknya memiliki beberapa potensi luar biasa, jika dikembangkan maka akan mewujudkan kota yang menyejahterakan warganya. Potensi yang dimiliki Bandar Lampung sebagai pintu masuk pulau Sumatera merupakan suatu keuntungan besar bagi kota Bandar Lampung untuk mengembangkan potensi perdagangan, jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif. Tidak satupun di dunia ini sebuah kota modern yang berkategori kota cerdas terwujud tanpa melibatkan pihak swasta dalam sektor perdagangan, jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif. Tugas pemerintah daerah menyediakan fasilitas umum seperti perbaikan dan pengembangan atau revitalisasi pasar tradisional yang khusus menjual ikan, sayur, buah, serta sandang dan papan. Pemerintah perlu melakukan pembinaan serta mempromosikan pasar tersebut dan yang lebih penting lagi memberi kemudahan para investor untuk menanamkan modalnya. Untuk itu restruktrurisasi pajak untuk mengurangi biaya ekonomi tinggi yang menghambat pertumbuhan ekonomi perlu dilakukan.

Bandar Lampung merupakan salah satu kota bahari sudah saatnya pembangunan difokuskan juga ke potensi bahari kita ini. Perikanan di Bandar Lampung perlu ditata lebih baik agar terus tumbuh dan terpelihara ke depan sehingga dapat dinikmati masyarakat. Dalam sektor ini, nelayan juga akan disediakan pasar khusus ikan yang bersih dan menguntungkan yang terpadu dengan kota Bandar Lampung. Setiap kelompok nelayan akan dibekali dengan alat navigasi canggih untuk melacak posisi ikan dengan menggunakan satelit agar tangkapan mereka bertambah, tentunya dalam hal pemerintah kota akan bekerja sama dengan pemerintah pusat serta pihak swasta. Pemerintah kota juga perlu membangun potensi wisata kuliner laut dengan kemitraan  nelayan dan pengusaha. Sudah saatnya pemerintah kota Bandar Lampung memberikan kesejahteraan juga bagi nelayan.

Kawasan tepi pantai adalah kawasan yang potensial sebagai daerah khusus wisata. Posisi geografis kota Bandar Lampung yang berada di pesisir pantai dan dikelilingi pulau-pulau kecil adalah potensi wisata yang luar biasa jika dikembangkan secara kreatif. Konsep kota wisata “tepi pantai” adalah konsep yang sebenarnya bukan hanya mimpi. Kita berharap wisata kota Bandar Lampung akan maju dengan visi ini. Konsep kota wisata “tepi pantai” akan melibatkan  pihak swasta untuk menggandeng nelayan yang selama ini dipinggirkan, serta meminta dukungan pihak pemerintah provinsi dan pusat untuk pengembangannya.  

Majunya wisata memiliki multiplier effect yang luar biasa. Tumbuhnya ekonomi kreatif adalah efek yang pertama. Akan banyak lapangan kerja yang terbuka dan ini berguna bagi pengentasan kemiskinan. Home industri dan pedagang kecil yang ditopang Bank Pasar akan mensupport ini. Ibu-ibu akan memproduksi makanan dan souvenir untuk para pelancong yang modalnya dari Bank Pasar yang kita istilahkan dengan bedah usaha. Ini sebenarnya adalah sebuah adopsi konsep Grameen Bank yang terbukti berhasil memberantas kemiskinan di Bangladesh, sehingga sang pelopor, Muhammad Yunus, memperoleh hadiah nobel untuk ide dan kerjanya ini. Konsep kemitraan antara home industry dan industri besar dan ditopang kredit lunak dari Bank Pasar adalah model yang ideal untuk dikembangkan. Pemerintah kota jika berhasil merangkul semua elemen usaha rakyat, serta  adanya investasi masuk secara nasional maupun internasional dan dunia usaha berkembang pesat dan pasar menjadi hidup, maka secara otomatis pendapatan dari sektor pajak meningkat diiringi dengan meningkatnya pendapatan Bank Pasar maka akan berdampak kepada kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang pro usaha rakyat. Dan efek lainnya yang akan timbul dari pariwisata dan ekonomi kreatif adalah mengubah karakter masyarakat sendiri untuk memiliki jiwa entrepreuner sehingga akan meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi pengangguran. Akan ada revolusi keramahan dan ketertiban yang akan menjadi modal sosial bagi pembangunan kota Bandar Lampung.

Bandar Lampung juga perlu mengembangkan kota yang nyaman bagi pendidikan dan industri pendidikan. Untuk itu pemerintah kota mempunyai kepentingan akan majunya Universitas Lampung, IAIN Raden Intan dan kampus swasta lainnya serta SD, SMP, dan SMA yang ada di Bandar Lampung. Majunya pendidikan dengan mahasiswa dan siswa yang beragam yang berasal dari luar daerah akan membawa dampak positif bagi ekonomi Bandar Lampung.

kehidupan cerdasElemen keempat adalah kehidupan cerdas (smart living). Ketika semua elemen itu yang disebut di atas terpenuhi maka akan munculah sebuah kota yang nyaman, aman, dan berkelanjutan untuk dihuni. Ditandai dengan kehidupan sosial yang didalamnya tercipta toleransi dalam perbedaan suku, agama, dan warna kulit. Juga kota bagi anak-anak sebagai kota yang indah, kota yang memiliki taman kota yang nyaman untuk tempat bermain. Kota yang bagi anak muda yang dinamis akan menimbulkan inspirasi dan kreatifitas. Kota bagi para orang tua menjadi kota yang nyaman dihuni dalam mendidik anak dan mencari nafkah yang halal. Kota yang bagi orang lanjut usia sebagai tempat hidup yang nyaman dan tentram dalam menikmati masa tua. Penduduk kota Bandar Lampung adalah pekerja keras, jika mereka masih miskin walau sudah kerja keras berarti ada yang salah dengan pemerintahannya. Kita bercita-cita tidak ada lagi ceritanya anak putus sekolah karena membantu orang tuanya mencari nafkah. Kita bercita-cita tidak ada lagi orang tua yang lanjut usia yang seharusnya menikmati hari tua masih harus bekerja keras untuk tetap bertahan hidup tanpa adanya kepedulian dari pemerintah. Kita bercita-cita tidak ada lagi anak muda yang mengambil jalan pintas melakukan kriminalisasi karena perut mereka lapar akibat susahnya mencari kerja yang halal.

mobi;itas cerdasElemen kelima adalah mobilitas cerdas (smart mobility). Kebutuhan akan transportasi publik dan infrastuktur jalan yang nyaman dan aman adalah mutlak bagi sebuah kota cerdas. Membangun infrastruktur yang mercusuar sudah terbukti gagal di banyak kota di Indonesia. Untuk itu dibutuhkan infrastruktur jalan yang berkualitas dengan tujuan agar proses perbaikan tidak dilakukan berulang kali, sehingga tidak menguras PAD dan infrastruktur tersebut juga tidak mematikan ekonomi rakyat. Namun yang terpenting  adalah bagaimana mengubah tata kota yang tidak hanya padat terpusat di suatu lokasi tertentu saja. Untuk itu, pemerintah kota perlu menyediakan kendaraan umum yang nyaman, aman dan tertib. Pemerintah kota juga perlu memberi pelatihan dan pembinaan kepada supir angkotan kota (angkot) agar mereka lebih baik dan profesional dalam hal pelayanan dan ketertiban. Pemerintah kota juga perlu menggalakkan penggunaan sepeda dan jalan khusus sepeda agar kesehatan warga semakin baik dan mengurangi polusi. Peran kampus dan sekolah sangat penting di sini. Kampanye hidup sehat dengan sepeda akan dimulai dari sekolah dan kampus. Jalur pedesterian atau pejalan kaki juga perlu dibenahi. Pemerintah akan menciptakan aturan tata ruang tentang perlunya ruang untuk pejalan kaki agar nyaman dan aman untuk belanja sambil bersantai menikmati keindahan kota dan menguntungkan bagi pemilik usaha. Serta memberikan penawaran kepada pemilik usaha di sekitar trotoar agar mendapatkan keuntungan dengan mengikuti program ini. Serta, pemerintah akan membentuk Bandar Lampung Centre sebagai tempat pelayanan dan pengaduan masyarakat 24 jam, sehingga akan semakin tercipta rasa memiliki di  kota Bandar Lampung.

lingkungan cerdasElemen keenam adalah lingkungan cerdas (smart environment). Kota Bandar Lampung harus pula menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi warganya. Penyediaan taman kota lengkap dengan taman bermain dan sarana toilet umum dan lingkungan yang bersih dari sampah yang berserakan. Fasilitas olahraga juga akan dikembangkan dengan melibatkan pihak swasta. Selama ini anak-anak kita kurang difasilitasi dengan ruang publik untuk bermain agar tumbuh sehat dan seiring dengan itu kreatifitas mereka juga akan bertumbuh dengan baik. Taman kota masih sangat kurang bahkan taman bermain tidak ada. Kota kita sumpek karena polusi. Kota dipenuhi gedung dan ruko tanpa diimbangi taman kota. Untuk itu kemitraan pemkot dan swasta adalah mutlak dalam hal ini. Swasta digandeng untuk membayar kompensasi sosial dari aktivitas ekonomi mereka berupa pembangunan taman kota agar warganya semakin sehat dan nyaman. Akan ada juga program bedah kampung yang menambah kawasan hijau dan fasilitas kebersihan di setiap kelurahan, serta perbaikan sistem aliran sungai yang mengalir di daerah yang padat penduduknya dengan mengandeng pemerintah pusat dan bermitra dengan yayasan-yayasan sosial daerah serta yayasan nasional maupun internasional.

Krisis energi sudah sejak lama menjadi masalah di kota Bandar Lampung. Untuk itu pemerintah kota perlu menyediakan program hemat energi untuk membantu PLN yang kekurangan pasokan daya. Visi kota cerdas menawarkan solusi yakni kantor-kantor pemerintah dan lampu penerangan jalan menggunakan lampu dengan teknologi terbaru yang hemat energi. Diversifikasi energi juga menjadi program penting kedepannya. Penggunaan energi terbaharukan menjadi sangat vital. Pemerintah perlu ikut ambil dalam mendorong kempanye energi alternatif yang ramah lingkungan seperti solar energy. Pemerintah kota juga akan mendorong pembangunan infrastuktur pipa gas bawah tanah, dalam rangka konversi energi dari energi minyak yang mahal ke gas. Indonesia kaya akan gas, dan pemerintah kota bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mengembangkan infrastruktur ini.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa Mengabulkan cita-cita kita bersama. Amin
Regards,

 

Hartarto Lojaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*